IPM Harus Menjadi Pelopor Perkembangan Ilmu Di Kalangan Pelajar
IPM Lampung – Penutupan
Muktamar IPM ke-18 di Palembang yang dilaksanakan kemarin (29/11/12) di
Aula Dinning Hall Jakabaring Stadium Sport Center. Penutupan secara
resmi dilakukan oleh pimpinan pusat muhammadiyah yang kali ini diwakili
oleh Drs. H. A Dahlan Rais, M.Hum. “IPM yang sudah mendapatkan berbagai
prestasi menunjukan bahwa IPM adalah organisasi otonom Muhammadiyah yang
paling berprestasi dibandingkan dengan organisasi otonom muhammadiyah
yang lainnya.” Tutur Dahlan dalam pembukaannya.
Dalam pidato amanatnya
terhadap IPM Dahlan menyampaikan lima hal penting yang harus
benar-benar menjadi fokus IPM ke depan agar bisa mempertahankan dan
meningkatkan prestasi. Yang pertama, Dahlan menyampaikan bahwa IPM harus
bisa memperkokoh iman dan aqidah yang berperan sebagai pondasi diri.
Iman yang dicerminkan dalam ketauhidan sebagai inti dari ajaran Islam
yaitu sebagai ruh dalam diri setiap muslim. “Dengan tauhid dijadikan
sebagai ruh dalam diri, maka setiap muslim akan punya orientasi hidup
yang seimbang antara dunia dan akhirat. Dan itu yang membedakan diri
seorang muslim dan kafir” Tutur Dahlan.
Yang kedua, Dahlan
berpesan kepada kader IPM untuk memperbagus akhlak, dan itu menjadi
tantangan berat kehidupan umat islam saat ini. “Maka umat Islam harus
pandai-pandai memilih mana yang baik dan buruk.” Lanjutnya. Dahlan juga
menekankan bahwa hal tersebut bisa lebih kokoh dengan bekerjasama dalam
sebuah komunitas, maka umat islam akan menjadi umat yang kuat bila
bersatu.
Pesan Dahlan yang
ketiga adalah pelajar yang berperan sebagai penentu nasib bangsa.
Perubahan dunia itu tergantung pada perkembangan ilmu. Maka umat islam
harus bisa menguasai ilmu pengetahuan agar tidak terbelakang. “IPM
harus bisa menjadi pelopor pengembang ilmu pengetahuan di kalangan
pelajar” ujar Dahlan. Pesan keempat yang disampaikan oleh Dahlan untuk
IPM, segala hal yang telah dirumuskan di IPM harus juga bisa
diaplikasikan dalam bentuk konkrit. Terakhir Dahlan menyampaikan bahwa
semua kader IPM harus ber-IPM dengan ikhlas, sehingga bisa menjadi
kenikmatan dan bisa menuai hasil yang baik. “Sesungguhnya manusia itu
mati, kecuali manusia yang berilmu, sesungguhnya manusia yang berilmu
itu bingung kecuali yang beramal, dan sesungguhnya manusia yang beramal
itu sia-sia kecuali yang ikhlas.” Tutur Dahlan.
Terakhir, Dahlan menyampaikan selamat kepada IPM yang telah meraih banyak prestasi yang harus dijaga dan ditingkatkan. 
0 komentar:
Silakan memberikan komentar dengan mengindahkan etika, nilai, dan norma yang berlaku. Dilarang menyepam dengan berbagi link dsb. Semoga Bermanfaat.